Writing

Writing

Jumat, 20 Januari 2017

Naskah Berita Muhammad Anugrah Utama

Berita 1
Image result for astronomi

Selamat pagi pemirsa, kembali bersama saya Muhammad Anugrah Utama di acara Seputar Indonesia, untuk mengabarkan berita-berita yang teraktual tajam dan terpercaya, yang kami rangkum dalam Seputar Indonesia hari ini.

Para astronom mengatakan mereka memiliki bukti bahwa sekitar 17 miliar planet yang berukuran seperti Bumi terdapat di dalam galaksi kita. Teleskop milik badan ruang angkasa Amerika, NASA, Kepler digunakan untuk meneliti bintang-bintang yang berukuran sama dengan Matahari dan menemukan bahwa satu dari enam bintang memiliki planet berukuran seperti Bumi di orbitnya. Tim Kepler juga mengumumkan adanya 461 planet baru. Hasil penelitian itu diajukan dalam Masyarakat Astronomi Amerika di California. Sejak diluncurkan ke orbit pada 2009, teleskop Kepler dipasang pada satu sudut di langit dan menangkap lebih dari 150.000 bintang. Teleskop itu juga mendeteksi cahaya yang meredup dari satu bintang bila ada planet yang lewat di depan bintang itu atau transit.

Francois Fressin, pakar astrofisika dari Harvard-Smithsonian Centre, yang menemukan planet pertama berukuran Bumi, mengatakan ada juga planet-planet yang tidak tertangkap oleh Kepler. “Kami harus memperbaiki dua hal. Pertama (daftar planet yang ditangkap Kepler) tidak lengkap,” kata Fressin kepada BBC. “Perbaikan kedua adalah ada yang sebenarnya bukan planet namun hanya sekedar konfigurasi astrofisika,” tambahnya. Hasil penelitian para astronom ini menunjukkan bahwa 17% bintang menjadi tempat orbit planet dengan ukuran 1,25 lebih besar dari Bumi, dan orbit berlangsung paling lama 85 hari, seperti halnya planet Merkuri. Berdasarkan penelitian itu disimpulkan dalam galaksi terdapat paling tidak 17 miliar planet yang berukuran seperti Bumi.

Berita tadi menutup acara Seputar Indonesia hari ini. Saya Muhammad Anugrah Utama mengucapkan terimakasih dan sampai jumpa.


Berita 2
Selamat siang pemirsa. Berjumpa lagi bersama saya di Liputan 6 Siang , Hari ini saya membawa berita mengenai kelanjutan serangan Israel .

Sebuah gudang di kompleks bangunan PBB hancur pada hari kamis, 15 January 2017, akibat serangan Israel yang tampaknya bom fosfor putih , menurut Kepala Urusan Kemanusiaan PBB, John Holmes, kepada wartawan saat jumpa pers di New York, gudang utama PBB itu rusak parah oleh apa yang tampaknya bom fosfor putih , Orang-orang yang berada di lapangan tidak ragu-ragu lagi mengenai bom itu.

 Kompleks bangunan tersebut milik Badan Bantuan PBB untuk pengungsi Palestina [UNRWA] . kelompok Hak Azazi Manusia, Human Right Watch, sebelumnya juga menuduh Israel melancarkan serangan dengan bom fosfor putih , bom ini berfungsi untuk membunuh, dan juga sebagai bahan pembakar bangunan ,

 Sedangkan pihak Israel sendiri menolak berkomentar mengenai penggunaan amunisi tersebut, namun mereka mengatakan, bahwa militer Negara itu menggunakan senjata yang tidak melanggar hukum internasional .

 Pemirsa, kecaman-kecaman terhadap militer Israel juga datang dari dalam negeri. Ofensif Israel terhadap Hamas di jalur Gaza telah menimbulkan penderitaan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap warga sipil di wilayah Palestina itu. Mereka menuduh pasukan Negara Yahudi tersebut menggunakan senjata-senjata mematikan yang menewaskan warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik tersebut.

Kami informasikan juga, penduduk sipil di Gaza mengalami penderitaan kemanusiaan yang luar biasa. Tingkat pencederaan terhadap penduduk sipil itu belum pernah terjadi sebelumnya.

Berita tadi menutup acara Seputar Indonesia hari ini. Saya Muhammad Anugrah Utama mengucapkan terimakasih dan sampai jumpa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar